,

Jagoanku Pergi ke “SURGA”

Di usia 9 bulan, enak rasanya mengandung anak kedua ini. Beda saat aku mengandung meydita. Setiap saat pasti mual terus, “kalo yg ini hamilnya enak yah, kaki aku ga bengkak, terus ga pernah mual muntah. Kerjaan aku tidur mulu, katanya kalo ‘ngebo’ anaknya cowo yah” kataku pada suamiku.

Hpl pun tiba, tapi belum ada tanda² kelahiran. Akhirnya aku pun memutuskan untuk usg lagi ke rumah sakit dan kata dokternya jenis kelaminnya adalah laki-laki, (mungkin saat usg pertama jenis kelaminnya tertutup makanya kata dokternya perempuan) ya sudahlah laki-laki atau perempuan yg penting sehat dan harus bersyukur.

Dokternya bilang aku salah hitungan hpl, katanya hpl ku tanggal 3 juli 2016. “bisa maju, bisa jg mundur bu” katanya. Aku pun mulai tenang berarti si dd masih di dlm perut pas lebaran.

Idul fitri pun tiba, belum juga ada tanda tanda kasih sayang. “ih si dd pinter ya, pengertian banget lebaran belum keluar juga” kata suamiku. Aku habya membalasnya dengan senyuman. Lebaran kedua, sorenya aku dan suamiku pergi ke taman untuk mengajak meydita bermain. Pulangnya perutku sakit tak seperti biasanya.

Aku hanya menganggap itu hal sepele, sampai ditengah perjalanan rasa sakit diperutku tak tertahankan. Dan kami pun memutuskan untuk pergi ke rumah sakit, benar saja ternyata aku sudah mulas dari di perjalanan tadi. Operasi sc pun segera di lakukan, karna hb ku sangat rendah, aku harus di transfusi 4 kantong darah sekaligus.

Pukul 24.00 aku masuk ruang operasi. Rasa takut bercampur senang membayangi pikiranku. Badanku rasanya menggigil, operasi kali ini beda dari operasi anak pertamaku sebelumnya. Mungkin karna jahitan bekas operasi pertama di buka kembali, jadi ada reaksi yg membuat tubuhku jadi merasa menggigil.

“ahh, gapapa. Yang penting anakku lahir dgn sehat dan selamat” ucapku dalam hati. Pukul 01.05 tepatnya tgl 27 juni 2017 suara tangisan yang lucu keluar dari perutku :’) “bayinya laki laki ya bu, sehat” ucap dokter. Ya Allah, senang sekali putraku terlahir sehat dan selamat. Dgn berat 3,3 kg dan panjang 47 cm. Wajah tampannya menatap wajahku yang sudah mulai lesu. Rasa sakit yang ku alami semua sudah terbayarkan dengan kelahiran putraku.

Pukul 02.00 operasi selesai dilakukan, aku langsung dibawa ke ruang rawat inap, dan bayinya akan diantar besok pagi. Akupun tak sabar menunggu hingga esok pagi. Pukul 06.00 putraku diantar ke ruang rawat inap. Dua hari aku dirawat dirumah sakit dan sorenya tgl 29 juni 2017 aku pulang kerumah.

       Halaman Selanjutnya      
Loading...