,

Jagoanku Pergi ke “SURGA”

Detikzone.com –  Kisal pilu seorang orang tua yang di tinggal bayi ke surga, harap semua membaca ini, karena penyebabnya sering dilakukan oleh siapapun.

Aku ingin bercerita sedikit tentang kehamilan jagoanku Hafizh hingga melahirkan dan sampai tibanya Hafizh ke surga Allah SWT.

Setelah melahirkan putri pertamaku (Meydita Salshabilla) dgn cara caesar pada tgl 23 mei 2015, aku langsung dipasangkan kb IUD oleh dokter operasiku saat itu.

Karna aku lahir secara sc jadi harus menunggu 2-3 tahun untuk hamil lagi. Selama pemasangan IUD haid ku setiap bulan lancar dan teratur. Hingga usia meydita saat itu 1,5 tahun.

Bulan oktober 2016 aku tidak haid, tidak seperti biasanya. Akhirnya aku cuek dan tidak mempedulikan hal itu. Lalu di bulan november 2016, aku merasa mual dan pusing di pagi hari. Aku mulai curiga dan bertanya tanya kepada suamiku.

“ayah, udah 2 bulan aku ga haid” tanyaku. “jgn² kamu hamil bun” jawabnya sambil senyam senyum. “iihh, apaan sih kamu. Meydita masih kecil masa mau hamil lg.

Masuk angin kali ya aku” kataku mencetus. Akhirnya aku di pijat dan di kerok oleh ibuku sore harinya. Memang sih merah bekas kerokan di punggungku itu, maka itu aku cuma menganggap itu hanya masuk angin biasa.

Keesokan paginya mual dan pusingku bertambah parah, Aku mulai curiga. Akhirnya aku menyuruh suamiku untuk membelikan tespek. “besok pagi aku coba tespek deh” kataku pada suamiku.

Esok paginya aku langsung ke kamar mandi untuk memastikan dan hasilnya … Jeng jeng … Dua garis merah muncul di tespek itu. Aku kaget dan langsung membangunkan suamiku yg masih tidur. “ayah, ayah … Liat deh garisnya ada dua” kataku sambil membangunkan suamiku.

“hah?? Kamu hamil bun?”

katanya yg langsung terbangun dgn gembiranya. Dan langsung memfoto hasil tespeknya. “masa hamil lg sih, padahal kan udh pasang kb” kataku bingung. “emang udh dikasih rejeki bun dari Allah, masa mau ditolak” cetusnya. Iya, aku juga sebenarnya senang. Itu berarti Allah sudah percaya padaku dengan memberiku dua anak sekaligus.

Dan setelah aku hitung hitung kehamilanku, aku akan lahir sebelum/setelah lebaran (idul fitri). “yah, hari perkiraan lahir aku tgl 16 juni.

Bisa maju bisa juga mundur, kalo lahirnya pas lebaran gimana ya?” tanyaku pada suamiku. “mudah²an dd nya pengertian bun, lahirnya abis lebaran aja ya de” katanya sambil mencium dan mengelus perutku yg sudah mulai buncit.

Di usia 7 bulan aku usg ke rumah sakit. “jenis kelaminnya perempuan” aku pun senang karna meydita nanti ada teman bermainnya.

       Halaman Selanjutnya      
Loading...